5 Jenis Sprinkler system dan Prinsip Kerjanya.

Kerap sering terjadi kebakaran yang melalap habis rumah-rumah atau pun gedung-gedung yang besar. Si jago merah ini tidak memandang siapa yang dilalapnya, bahkan nyawa juga bisa jadi taruhannya.


Ada beberapa alat pemadam kebakaran yang harus diinstalasi di gedung, supaya ketika terjadi kebakaran bisa diatasi dengan baik dan cepat. Dan tentunya juga mencegah api menyebar ke lain tempat atau semakin meluas.



Fire Sprinkler System adalah alat yang dipasang di gedung - gedung. Biasanya dengan memiliki system yang sudah di instalasi di gedung tersebut bisa sangat membantu dalam memadamkan api , bahkan sebelum petugas pemadam datang bisa saja api sudah berhasil dimatikan.


Biasanya sprinkler ini dipasang di atas langit-langit dan jika terkena panas atau asap maka alat ini akan mengeluarkan air.


baca juga : Mengenal Fire Hydrants


5 Jenis Fire Sprinkler


Nah fire sprinkler system ini juga dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut 5 jenis Fire Sprinkler system yang biasa dipakai:

  1. Wet Pipe Fire Sprinkler System

  2. Dry Pipe Fire Sprinkler System

  3. Deluge Fire Sprinkler System

  4. Pre-action Fire Sprinkler System

  5. Combiner Dry Pipe



1. Wet Pipe System.


Fire Sprinkler sytem ini biasanya yang sering dipakai. System ini menyambungkan air langsung jet sprinkler. Jika ada panas yang terdeteksi oleh sprinkler ini maka air akan secara otomatis keluar dari sprinkler ini untuk mematikan api tersebut.


2. Dry Pipe System.

Dry pipe system ini memiliki kesamaan dengan wet pipe system ya, tetapi tidaj menhubungkan sprinkle dengan sumber air tetapi terdapat nitrogen di dalam sprinkle ini. Cara kerjanya juga sama ya ketika sprinkle ini menerima adanya panas dari api maka sprinkle valve ini akan terbuka dan secara langsung menyemburkan gas nitrogen tadi.


3. Deluge System.


Pada deluge system ini kepala pada sprinkler in terbuka. Dan system ini akan disambungkan ke system perpipaan, yang kemudian di hubungkan kembali ke sumber air dengan menggunakan valve.


Valve pada system ini juga bukan sembarang valve, valve ini lah yang nantinya akan disambungkan dengan system deteksi dan baru bisa membuat si valve ini terbuka.


Sistem deteksi ini di letakan pada lokasi dimana sprinkler ini tersimpan. Nah ketika valve sudah terbuka maka secara otomatis air akan langsung mengalir ke system perpipaan dan keluar melalui semua sprinkler yang dipasangkan, jadi jika valve sudah dibuka semua sprinkler akan aktif.


4. Pre-action System.


Fire Sprinkler ini juga sudah menggunakan system yang otomatis yang dimana akan disambungkan ke system yang di dalamnya terdapat udara, baik yang bertekanan mau pun tidak bertekanan.


5. Combiner Dry Pipe


System sprinkler yang terakhir ini memiliki system yang seluruh pipanya memiliki udara yang memiliki tekanan. Ketika alat pendeteksi api ini aktif dan menyebabkan katup valve ini terbuka maka air dan udara bisa dikontrol oleh system ini.


Dan kemudian air dan udara yang dikontrol oleh system ini akan di keluarkan dan membuat system ini penuh terisi dengan air.


Cara kerja dari sprinkler model cominer pipe ini adalah hasil kombinasi kinerja wet pipe dan dry pipe, jadi jika ada kerusakan pada system wet pipe maka system dry pipe lah yang akan beraksi, begitu juga sebaliknya.


Prinsip Kerja Fire Sprinkler.


Fire Sprinkler system ini memiliki beberapa kompenen yaitu kepala sprinkler, pipa dan system penyedia air, yang dimana masing-masing dari komponen tadi mempunyai peran penting masing-masing.


Pemasangan alat fire sprinkler ini harus dilakukan secara baik dan serta perencanaan yang yang matang, jadi benar-benar harus berhati-hati sebelum melakukan pemasangan fire sprinkler tersebut.


Ini juga dimaksudkan agar penggunaan fire sprinkler ini berfungsi secara baik dan maksimal.


Fire Sprinkler system ini juga sering sekali disebut sebagai alat pembantu petugas pemadam kebaran yang katanya sangat membantu kinerja petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api.


Sprinkler ini juga akan menyala otomatis dan sudah diset pada systemnya. Ada beberapa prinsip kerja yang dianut oleh Sprinkler system ini sebagai berikut:

  1. Pendeteksian sprinkler system ini mengecek jika ada kenaikan suhu lebih dari 68 derajat celcius maka secara otomatis valve pada sprinkler ini akan terbuka dan langseung mengeluarkan air yang nantinya akan membuat api padam jika api tidak terlalu besar atau kecil.

  2. Ketika alarm pendeteksi memastikan adanya indikasi terjadinya kebakaran dan menimbulkan api maka valve akan terbuka dan clapper pada valve pada alarm akan langsung mengalir ke dalam pipa alarm dan mengaktifkannya.

  3. Saat api sudah mulai berhenti atau padam maka air tersebut bisa berhenti ke arah pressure switch, alarm gong dan fire sprinkler.

  4. Dan yang terakhir adalah jumlah atau banyak air pada sprinkler system ini sudah diatur berdasarkan seberapa besar tingkat bahaya api , bisa saja kebakaran yang kecil, sedang atau pun bisa dengan kebakaran yang sangat besar atau fatal yang tidak diekspektasikan bisa saja terbantu dengan adanya sprinkler system ini.



Kesimpulan.


Setelah melihat pentingnya alat proteksi kebakaran pada gedung-gedung yang besar ini , akan lebih baik lagi jika semua bangunan yang besar dipasangkan alat Fire sprinkler system ini kecuali di ruangan panel listrik, ruang tangga , ruang tahan api, dan lain sebagainya yang menyerupai.


baca juga: 4 jenis alat pemadam api


Segera dapatkan proteksi kebakaran anda dari para ahlinya ya. Semoga bisa bermanfaat untuk yang membutuhkan dan mengedukasi para pembaca.


Apabila anda memerlukan kebutuhan dan system dari Fire Protection System jangan enggan hubungi Kami. Kami siap membantu anda memberikan perlindungan terbaik untuk aset anda.


baca juga: Jenis - Jenis Kelas Kebakaran

5 tampilan

Hubungi Kami

  • whatsapp logo
  • YouTube

PT. Mitra Jaya Sarana

Ruko Daan Mogot Baru Blok KJE,

Jl. Tampak Siring No. 12A, Kalideres

Jakarta Barat, DKI Jakarta

Indonesia

© 2020 by PT. Mitra Jaya Sarana