Mengenal Fire Hydrants

Fire hydrants merupakan tempat koneksi agar petugas pemadam kebakaran dapat menghubungkan summber air di saat terjadinya kebakaran. Di zaman sekarang ini sudah terdapat banyak proteksi-proteksi terhadap keselamatan terhadap api.


Sebut saja alat pemadam api ringan yang bisa kita jumpai hampir di setiap tempat yang kita kunjungi, selain itu juga fire hydrant yang biasanya sering kita temui di gedung-gedung yang cukup besar seperti mall, perkantoran ,pabrik, dan lain sebagainya.


Meskipun sudah diketahui oleh masyarakat luas fire hydrant ini , tetapi masih banyak yang masih belum mengetahui arti atau definisi dari fire hydrant tersebut.


Dalam sebuah alat proteksi kebakaran seperti fire hydrant tentu saja anda harus mengetahui cara kerja system proteksi kebakaran yang satu ini bukan?


Hal ini dikarenakan supaya jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran maka, calon pengguna atau pun anda bisa memanfaatkan alat proteksi kebakaran tersebut dengan baik dan benar.


Komponen Fire Hydrants


Mungkin yang diketahui oleh masyarakat luas fire hydrant itu berupa alat yang digunakan untuk menyemburkan air dengan tekanan yang sangat kuat ya dan system ini juga berjalan secara manual artinya digerakkan secara manual oleh orang tidak berfungsi secara otomatis.


Walaupun beberapa komponen sudah di setting atau diatur secara otomatis atau pun manual. Dan tekanan air pada hydrant ini juga harus diatur pada control panelnya ya tidak bisa secara manual.


Nah fire hydrant memiliki beberapa komponen-komponen yaitu reservoir, pompa, jaringan pipa hisap, pipa distribusi dan beberapa kompnen output lainnya.


Nah kenapa sih gedung-gedung besar sudah memiliki APAR atau fire extinguisher tetapi harus mempunyai fire hydrant juga?


baca juga: 4 jenis fire extinguisher atau alat pemadam api ringan


Nah fire hydrant ini membantu memadamkan skala api yang cukup besar dan bekerja lebih efisien dan maksimal untuk memadamkan api-api tersebut.


Dari mana ya cadangan air yang didapatkan jika kita berada tidak di dekat aliran air sungai atau dan sebagainya? Ini pasti menjadi pertanyaan orang ya, darimana sih sumber airnya?


Nah ada salah satu komponen dari fire hydrant yang disebut reservoir. Reservoir ini berguna untuk menampung air dan petugas pemadam kebaran tidak perlu jauh-jauh untuk mencari sumber air tersebut.


Karena fire hydrant ini membutuhkan air yang banyak dan bisa menembakkan air sekitar 8000-9000 liter per menitnya. Setelah itu untuk memastikan air dari reservoit terhubung ke pillar maka ada komponen yang disebut pompa yang gunanya akan memompa air ke jaringan hydrant.



Sistem Fire Hydrants


Dalam system hydrant juga memiliki tiga jenis pompa yang bekerja secara bersamaan yaitu diesel pump, jockey dan electric. Ketiga pompa tersebut memiliki fungusi yang berbeda-beda.


Jadi tugas dari diesel pump dan electric ini sama-sama memompakan air dari reservoir nya ke jaringan hydrant. Dan si jockey ini memiliki peran penting juga, ia harus mengatur stabilitas tekanan air yang dikirimkan ke jaringan distribusi. Ini bertujuan agar tekanan air tidak merusah jaringan distribusi hydrant.


Ketika air sudah mencapai ke hydrant pillar, maka petugas pemadam kebaran biasanya akan mengambil aksesoris di hydrant box yang biasanya letaknya tidak jauh pada pillar hydrant. Biasannya hydrant box ini terdapat beberapa aksesori yakni nozzle,fire hose, hose rack dan valve.


produk PT. Mitra Jaya Sarana : Quickfire Fire Hydrants System


Aksesoris dari hydrant box ini lah yang membantu petugas pemadam kebakaran untuk mengalirkan air ke lokasi atau tempat terjadinya kebakaran.



Warna Fire Hydrants


Selain itu fire hydrant juga harus dicat dengan warna merah mencolok pada hydrant pillar dan hydrant box. Ini bertujuan agar dapat mengalihkan perhatian saat terjadinya kebakaran dan orang disekitar bisa melihat hydrant box atau pillar tersebut.


Jadi semua orang bisa dengan gampang menemukan fire hydrant ini saat terjadi kebakaran. Setelah suatu perusahaan memiliki fire hydrant ini ada kala bagusnya ya jika pemilik gedung atau perusahaan melakukan rutinitas pada pengecekan setiap komponennya.


Pentingnya Perawatan Fire Hydrants System


Yang sering kita lihat adalah hydrant box dan hydrant pillar. Kerusakan pada hydrant box adalah kerusakan pada hosenya dan juga pada valve nya. Hose dapat bocor dan valve yang tidak bisa digunakan atau sering kali loss sehigga tidak bisa digunakan.


Kemudian untuk hydrant pillarnya juga kerap sering ditemukan sering terjadinya kebocoran dan bsa berakibat kekurangan air pada reservoir. Dan selain kedua itu komponen lain seperti pompa hydrant dan control panel harus di cek secara berkala oleh pihak teknisi atau orang yang memiliki keahlian untuk mengecek atau memiliki pengetahuan untuk hydrant pump atau pompa hydrant tersebut.



Kesimpulan


Jadi bukan hanya APAR saja yang kita gunakan untuk memadamkan api ya, tetapi fire hydrant ini juga sangat berguna untuk mematikan api yang skalanya cukup besar dan pastinya APAR saja tidak cukup untuk mematikan api tersebut.


Sudah tahu bukan cari kerja dan komponen pada fire hydrant dan juga komponen pentingnya? Tentunya saya berharap informasi tetntang pengetahuan tentang fire hydrant ini bisa menjadi sumber edukasi untuk anda atau calon pengguna dan tentunya berguna bagi orang yang membutuhkan informasi ini ya.


Jangan lupa percayakan proteksi kebakaran kepada yang ahlinya. Silahkan Hubungi kami.


baca juga: 4 kelas kebakaran dan cara penggunaan fire extinguisher




1 tampilan

Hubungi Kami

  • whatsapp logo
  • YouTube

PT. Mitra Jaya Sarana

Ruko Daan Mogot Baru Blok KJE,

Jl. Tampak Siring No. 12A, Kalideres

Jakarta Barat, DKI Jakarta

Indonesia

© 2020 by PT. Mitra Jaya Sarana