Apa Itu Smoke Detector dan Jenis - Jenisnya

Published On 
Juni 2, 2021
Kategori

Saat ini, hampir semua bangunan dan gedung di Indonesia sudah memiliki sistem dengan smoke detector. Sebab alat ini merupakan bagian paling penting dan menjadi alat yang paling pertama bekerja dalam sistem pemadam kebakaran otomatis. Tanpa adanya alat detektor, semua sistem lainnya seperti sprinkler atau alarm tidak akan bisa bekerja.

Bahkan tidak sedikit rumah yang dilengkapi dengan alat deteksi asap. Sebab tingkat kebakaran yang terjadi di rumah di Indonesia juga semakin meningkat. Dan tentunya, kita ingin melindungi keluarga dan seluruh aset yang ada di rumah agar bisa terlindung dari si jago merah.

smoke detector

Tetapi untuk Anda yang belum paham tentang apa itu alat pendeteksi asap, mari kita pelajari pengertian, cara kerja dan jenis-jenisnya dalam artikel ini.

Produk kami : Lihat Aneka Fire Alarm kami dengan merek Quickfire.

Pengertian Smoke Detector

Secara bahasa, pastinya Anda sudah bisa mengira bahwa alat ini merupakan alat pendeteksi asap. Karena memang smoke detector adalah alat yang dibuat khusus untuk memindai seluruh ruangan dan secara otomatis akan aktif bila sensor asap mendeteksi ada asap di dalam ruangan tersebut.

Berbeda dengan heat detector yang bekerja dengan cara memindai suhu ruangan, alat pendeteksi asap ini bekerja dengan cara memindai intensitas cahaya di dalam ruangan.

Di Indonesia sendiri, alat pendeteksi asap ini lebih sering ditemukan jika dibandingkan dengan pemindai suhu. Sebab harganya bisa dibilang lebih terjangkau dan bisa digunakan dimana saja. Selama bukan di tempat yang beruap atau selalu dipenuhi asap setiap hari.

Alat ini cocok untuk digunakan di kamar tidur, ruang yang diisi dengan banyak elektronik tanpa asap seperti tempat mesin cuci, ruang komputer, ruang server, dan lain sebagainya.

Dan perlu Anda ingat, alat ini bukanlah alat proteksi kebakaran di dalam gedung. Jadi tiap pendeteksi asap tidak dilengkapi dengan alarm maupun alat pemadam kebakaran otomatis. Jadi fungsinya sebatas untuk mendeteksi asap saja dan mengirimkan sinyal ke MCFA untuk menandakan bahwa ada indikasi kebakaran di tempat tersebut.

Sejarah Smoke Detector

Bisa dibilang, pada awalnya alat pendeteksi asap ini merupakan karya penemuan yang gagal oleh Walter Jaeger di akhir era 1930'an. Karena niat Walter Jaeger adalah menciptakan alat pendeteksi asap beracun di dalam ruangan.

Dikutip dari situs US Nuclear Regulatory Commission, alatnya justru tidak mengirimkan sinyal apapun ketika ia mencobanya dengan sampel asap beracun. Kemudian Walter menyalakan rokok di dekat alat tersebut yang membuat sebagian dari asapnya masuk ke dalam sensor alat pendeteksi yang ia buat sendiri.

Baru pada saat itulah, alat pendeteksi asapnya mengirimkan sinyal dan mengubah meteran di dalam alatnya.
Jadi bisa dibilang, alat pendeteksi asap ini merupakan sebuah accidental discovery, alias penemuan yang tidak sengaja. Meskipun sudah berubah dari niat awalnya, Walter Jaeger tetap melanjutkan penelitiannya dan mematenkan alat ini sebagai salah satu alat pendeteksi asap kebakaran.

Meskipun begitu, alat hasil kembangan dari Walter Jaeger hanya bisa digunakan oleh perusahaan besar dan pabrik atau industri yang punya banyak modal. Sebab biaya pembuatannya cukup tinggi serta membutuhkan banyak tempat untuk satu alat.

Barulah di era 1950'an, ionization smoke detector pertama kali dijual untuk umum dan diproduksi secara masal. Alat ini memiliki harga yang jauh lebih murah serta ukuran yang jauh lebih kecil.

Hingga tahun 1955, diciptakan home smoke detector yang masyarakat umum sekalipun bisa menggunakannya di rumah masing-masing.

Cara Kerja Smoke Detector

Inti proses kerja heat detector maupun pendeteksi asap sebenarnya sama. Yaitu mendeteksi bilamana terdapat indikasi kebakaran di dalam ruangan atau di sekitar alat tersebut.

Tetapi jika indikator kebakaran dalam heat detector adalah kenaikan suhu dari batas normal, alat pendeteksi asap ini bisa dibilang memiliki indikator kebakaran yang lebih akurat. Karena mereka hanya akan mengirim sinyal bila terdapat asap di dalam ruangan atau di sekitar alat tersebut.

Hal ini dianggap lebih cepat jika digunakan di ruangan seperti kamar tidur atau ruang keluarga. Karena bila terjadi korsleting di dalam salah satu elektronik, tentunya yang akan keluar hanya asap saja. Sedangkan suhu baru naik bilamana api sudah menyala dan membakar benda elektronik tersebut.

Itulah mengapa pendeteksi asap dianggap lebih cocok untuk digunakan di rumah tunggal. Karena sinyal akan langsung dikirim oleh detector bahkan ketika api belum menyala besar.

Jika alat pendeteksi asap terhubung dengan fire alarm control panel, maka Anda akan melihat lokasi detector yang mengirimkan sinyal tersebut. FACP juga akan mengaktifkan seluruh alarm secara berurutan agar penghuni bangunan bisa mengetahui bahwa ditemukan tanda-tanda kebakaran di dalam gedung tersebut.

Baca juga: Mengenal dan Memilih Fire Alarm System

instalasi smoke detector

Jenis-jenis Smoke Detector

Saat ini, sudah ada banyak hasil kembangan dari alat pendeteksi asap buatan Walter Jaeger yang dijual secara umum. Jenis-jenis sensor pendeteksi asap ini dibedakan berdasarkan cara kerja dan cara alat mendeteksi asap.
Untuk lebih lengkapnya, silahkan lihat apa saja jenis pendeteksi asap yang banyak digunakan saat ini.

Video Smoke Detector (VSD)

VSD merupakan salah satu alat pendeteksi asap paling canggih saat ini. Sesuai dengan namanya, alat ini menggunakan kamera atau video sebagai sensor untuk mendeteksi asap langsung selama 24 jam.

Cara kerja alat ini hampir mirip dengan CCTV, karena memang nantinya kamera akan memonitor ruangan siang dan malam. Kemudian ketika terdeteksi asap dalam video tersebut, alat ini akan mengirimkan sinyal ke FACP dan diteruskan sesuai kode atau program di dalam control panel.

Karena termasuk salah satu yang paling canggih, tentu harga VSD ini cukup mahal. Anda perlu mengeluarkan uang mulai dari 300 ribu hingga 1 juta untuk satu kamera dan belum termasuk biaya pemasangan.

Ionization Detector

Kebalikan dari VSD, ionization detector justru merupakan salah satu model alat pendeteksi asap yang pertama kali dikembangkan.

Alat ini bekerja dengan cara mengirimkan sinyal ketika ada asap yang masuk ke dalam sensor alat pendeteksi. Agar bisa bekerja dengan baik, Anda perlu menempatkan alat ini di tempat yang kira-kira bisa dijangkau oleh asap hasil korsleting elektronik maupun karena ada benda di dalam rumah yang terbakar.

Projected Beam Smoke Detector

Terakhir ada pendeteksi asap yang tidak kalah canggih lagi. Alat yang satu ini bekerja dengan cara mengukur intensitas dan kejernihan cahaya yang ada di dalam ruangan.

Caranya adalah dengan menembakan laser dari satu alat ke alat lainnya yang ditempatkan di sudut ruangan. Ketika ada asap, maka intensitas cahaya akan terganggu dan membuat kedua alat tidak bisa mendeteksi sinar laser yang dikirim dengan jelas.

Pada saat itulah alat pendeteksi ini mengirimkan sinyal ke control panel agar menyalakan seluruh alarm kebakaran.
Demikianlah penjelasan mengenai smoke detector mulai dari pengertiannya, sejarah, hingga jenis-jenisnya. Sekarang waktunya Anda tentukan sendiri mana jenis pendeteksi asap yang paling cocok untuk digunakan di bangunan yang akan dihuni.

Penyedia Fire Alarm System dan Komponennya di Indonesia

Bila ada memerlukan kebutuhan Fire Alarm dan komponen untuk Fire Safety, silahkan menghubungi kami di PT. Mitra Jaya Sarana untuk mendapatkan catalog Fire Alarm kami dan perlengkapan lainnya seperti Fire Extinguisher, Fire Hydrant System dan Fire Sprinkler.

Artikel Lainnya
Juni 4, 2021
Mengenal Fire Alarm System Untuk Aset Anda

Pemasangan fire alarm system merupakan salah satu langkah proteksi bangunan dari kebakaran yang paling efektif. Saat ini, bukan hanya kantor, gedung

Read More
Juni 2, 2021
Fire Alarm Control Panel dan Cara Kerjanya

Fire alarm control panel atau FACP merupakan salah satu komponen yang tersambung langsung dengan fire alarm system atau alarm kebakaran.

Read More
Juni 2, 2021
Apa Itu Smoke Detector dan Jenis - Jenisnya

Smoke detector merupakan bagian penting dan menjadi alat yang paling pertama bekerja dalam sistem pemadam kebakaran otomatis.

Read More
Juni 2, 2021
Heat Detector dan Cara Kerjanya

Mengenal Heat Detector dan Cara Kerjanya. Pastikan keamanan Gedung dan Bangunan anda dengan Fire Alarm System yang tepat.

Read More
Juni 2, 2021
Mengenal dan Memilih Fire Alarm System

Fire alarm system atau sering disebut alarm pendeteksi api otomatis merupakan sistem untuk memperingati adanya kebakaran. Lihat dan cara memilihnya

Read More
Juni 2, 2021
Perbedaan Fire Alarm Konvensional dan Addressable.

Fire Alarm System antara Konvensional dan Addressable sebenarnya tidak terlalu berbeda dalam kegunaannya, yang membedakan adalah skala Asset

Read More
PT. Mitra Jaya Sarana adalah penyedia peralatan Fire Safety dan Fire Fighting Sistem di Indonesia dengan brand "Quickfire". Meneydiakan  kebutuhan peralatan Fire Hydrant, Fire Extinguisher, Fire Alarm dan Fire Sprinkler.
2021 by PT. Mitra Jaya Sarana
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram