Electric Fire Pump Pada Sistem Pemadam Kebakaran

Published On 
Juni 23, 2021

Electric Fire Pump memiliki kedudukan penting sebagai pemasok air pada sistem hydrant dan sistem sprinkler fire protection. Dengan didukung oleh Jockey Pump dan Diesel Fire Pump, pompa elektrik memungkinkan pipa menyalurkan air menuju titik bukaan hydrant atau nozzle.

Apa Itu Electric Fire Pump

Pompa Elektrik atau Electric Fire Pump merupakan pompa utama di dalam sistem pemipaan hydrant yang digunakan untuk mendorong air dari penampungan/reservoir untuk mengalirkannya ke pipa-pipa hydrant dan sprinkler. Dalam menjalankan fungsinya, pompa elektrik membutuhkan listrik sehingga jika listrik mati dalam gedung pompa ini tidak dapat bekerja. 

electric fire pump

Fungsi Electric Fire Pump

Fungsi penting dari pompa elektrik adalah menyediakan air ke dalam saluran pipa dengan cara mendorong air dari reservoir dengan menggunakan turbin. Turbin menjadi komponen vital dalam pompa ini dan hanya akan bekerja jika ada listrik utama (PLN). Saat pompa elektrik aktif, turbin akan mendorong air dari penampungan dengan dorongan yang besar di dalam pipa-pipa.  

Pompa elektrik akan bekerja setelah Jockey Pump mengirim sinyal kekurangan pasokan air melalui pressure switch. Saat mendapatkan informasi dari pressure switch, Electric Fire Pump akan aktif lalu mendorong air menuju sistem pemipaan yang kemudian keluar menuju nozzle.

Daya pada pompa elektrik rata-rata mencapai 2.900 rpm dengan menghasilkan dorongan air sebanyak 2.850 lt/menit. Dengan jumlah besar air yang dihasilkan dalam beberapa putaran membuat pompa elektrik tidak bekerja sepanjang waktu, melainkan hanya ketika instrumen di dalam instalasi mendeteksi kekurangan pasokan air sehingga pompa ini akan bekerja lagi.

Fungsi electric fire pump sebagai penyuplai utama air ke dalam pipa sangat vital. Oleh karena itu, pompa di-back up oleh pompa diesel jika sewaktu-waktu turbinnya tidak bekerja akibat kerusakan atau karena aliran listrik mati.

Cara Kerja Electric Fire Pump

Pompa elektrik akan aktif setelah mendeteksi kebutuhan pasokan air dalam saluran instalasi pemipaan fire hydrant dan sprinkler. Untuk menggerakan sistem pemompaan secara otomatis, membutuhkan pressure switch dimana instrumen inilah yang menghubungkan fungsi kerja antara Jockey Pump dengan electric fire pump. Artinya, menurunnya kinerja Jockey Pump menunjukan debit air di dalam pipa sudah menurun. Maka secara otomatis akan memantik electric fire pump untuk bekerja. 

Pressure tank dan pressure switch memiliki fungsi dalam mengaktifkan pompa elektrik secara otomatis dengan mengirim informasi melalui variabel tekanan. Sama halnya pada pompa Jockey, pompa elektrik akan membaca variabel tekanan yang berbeda sebagai sinyal bahwa sistem membutuhkan suplai air lanjutan. 

Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pompa elektrik:

  • Kapasitas pompa elektrik. Kapasitas pompa berpengaruh terhadap level air yang dihasilkan, jangkauan curahan air. 
  • Sistem pemompaan secara keseluruhan. Karena ketiga 3 jenis pompa di dalam sistem instalasi bekerja secara berkaitan dan berkesinambungan, maka pompa elektrik akan berfungsi maksimal jika Jockey Pump juga berfungsi. Tanpa fungsi dari Jockey, pompa elektrik tidak akan mendeteksi kebutuhan pasokan air di dalam pemipaan.
  • Header Pump, Pressure Tank dan Pressure Switch. Ketiga komponen ini menunjukan bahwa ketiga jenis pompa saling berhubungan dalam menjalankan peran masing-masing. Pressure tank dan pressure switch memberikan variabel terhadap pompa elektrik untuk mendeteksi kebutuhan air sehingga menyala secara otomatis.
  • Pasokan air di dalam reservoir. Baik penggunaan di dalam gedung maupun di luar gedung, tempat penyimpanan fluida/air dalam sebuah sistem instalasi fire protection harus di-setting dengan benar. Daya tampung reservoir harus diperhitungkan dengan daya pompa elektrik, mengingat pompa ini menghasilkan dorongan air yang besar dalam setiap menit putarannya. 
  • Listrik. Umumnya, listrik yang digunakan untuk menghidupkan pompa elektrik cukup besar sehingga tidak bisa menggunakan daya cadangan seperti diesel. Listrik harus berasal dari sumber listrik utama seperti PLN. Oleh karena itu ketika listrik utama putus, pompa elektrik tidak akan berfungsi dan tugasnya digantikan oleh pompa diesel yang mendapatkan suplai listrik dari mesin listrik diesel.

Pemeliharaan

Sama halnya komponen lain dalam sistem instalasi hydrant dan sprinkler, pompa hidran harus diinspeksi secara teratur. Pemeliharaan pompa elektrik mencakup pemeliharaan terhadap turbin, kelistrikan dan komponen pendukungnya.

Apabila anda saat ini membutuhkan electric fire pump untuk sistem pemadam kebakaran gedung anda, silahkan menghubungi PT. Mitra Jaya Sarana

Artikel Lainnya
Juni 24, 2021
Mengenal Diesel Fire Pump dan Cara Kerjanya

Pemompaan pada instalasi fire fighting (hydrant dan sprinkle)  tidak boleh tidak mesti memiliki pompa cadangan yang mendukung fungsi pompa utama. Oleh karena itu kesertaan Diesel Fire Pump tidak kalah penting dengan Electric Fire Pump dan Jockey Pump dalam satu sistem. Apa itu Diesel Fire Pump Penyebutan Diesel Fire Pump berlaku untuk jenis pompa diesel yang […]

Read More
Juni 23, 2021
Electric Fire Pump Pada Sistem Pemadam Kebakaran

Electric Fire Pump memiliki kedudukan penting sebagai pemasok air pada sistem hydrant dan sistem sprinkler fire protection. Dengan didukung oleh Jockey Pump dan Diesel Fire Pump, pompa elektrik memungkinkan pipa menyalurkan air menuju titik bukaan hydrant atau nozzle. Apa Itu Electric Fire Pump Pompa Elektrik atau Electric Fire Pump merupakan pompa utama di dalam sistem […]

Read More
Juni 22, 2021
Jockey Pump Pada Sistem Fire Hydrant dan Fire Sprinkler

Dalam sistem hydrant dan sistem sprinkle, terdapat 3 jenis pompa yang saling berkaitan fungsinya dalam menjalankan tugas sebagai pemasok air dari reservoir ke dalam saluran pipa. Ketiga jenis pompa tersebut adalah Electric Pump, Diesel Pump dan Jockey Pump.  Artikel ini akan membahas secara singkat mengenai Jockey pump dan fungsinya dalam sistem fire hydrant dan fire […]

Read More
Juni 21, 2021
Penggunaan Gate Valve Pada Sistem Hydrant

Apa itu Gate Valve Secara umum, Gate Valve merupakan salah satu jenis valve/katup yang dipakai dalam sistem pemipaan untuk menjalankan fungsi buka-tutup aliran fluida. Jenis valve atau katup ini hanya memiliki dua fungsi kontrol yakni mengisolasi fluida dan meneruskan fluida. Gate Valve tidak menjalankan fungsi lain seperti mengatur volume air dan tekanan air sehingga ketika […]

Read More
Juni 5, 2021
Hydrant Pillar: Komponen Penting dari Sistem Fire Hydrant

Dalam sistem fire hydrant tersebut ada komponen utama yang wajib untuk dimilikinya. Komponen tersebut dikenal sebagai hydrant pillar. Hydrant Pillar adalah

Read More
Juni 2, 2021
Kegunaan Dan Jenis-jenis Fire Hydrant Box

Fire Hydrant Box dikenal sebagai alat berbentuk box yang ditujukan untuk menyimpan beragam jenis peralatan untuk proses memadamkan kebakaran.

Read More
PT. Mitra Jaya Sarana adalah penyedia peralatan Fire Safety dan Fire Fighting Sistem di Indonesia dengan brand "Quickfire". Meneydiakan  kebutuhan peralatan Fire Hydrant, Fire Extinguisher, Fire Alarm dan Fire Sprinkler.
2021 by PT. Mitra Jaya Sarana
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram